Jauh sebelum istilah "social climbing" atau panjat sosial (pansos) sering digunakan saat ini Scott Fitztgerald telah menceritakan fenomena ini melalui masterpiece nya Great Gatsby. Melalui cetoteh Nick Carraway, Fitgerald menggambarkan suasana Amerika pada tahun 1925 ( Jazz Age period) dengan sangat detail, Amerika saat itu memasuki era terjadinya peningkatan konsumerisme dan gaya hidup yang semakin glamor setelah perang dunia 1. Adalah Nick Carraway seorang veteran perang sebagai narrator sekaligus sebagai sudut pandang dalam cerita ini yang menceritakan Jay Gatsby sebagai tokoh utama (Fitzgerald dengan cerdik menggambarkan karakter Nick sebagai educated lulusan Yale dan seorang penulis sehingga pembaca menganggap Nick merupakan narrator yang layak dipercaya) . Konsep yang tidak biasa untuk sebuah novel saat itu. Bagi saya cukup sulit untuk mendeskripsikan Great Gatsby dalam sebuah sinopsis karena bahkan kata-kata Nick pun dibahasakan dengan dalam dan penuh makna. Cerita dimulai saat Nick sang narator pindah untuk mencari penghidupan dan mengembangkan diri dari Midwest ke West Egg atau "new money" atau tempat orang kaya baru (entah kenapa saya membayangkan orang2 dari Silicon Valley disini).Nick ternyata bertetangga dengan pria yang misterius yang tak lain adalah tokoh utama cerita ini Gatsby, alur cerita selanjutnya adalah Gatsby mencintai Deasy kekasihnya dulu yang sudah bersuami Tom Buchanan orang kaya sejak lahir yang berasal dari East Egg yang bisa diumpamakan sebagai Upper East Side nya Manhattan saat ini yaitu tempat orang kaya tujuh turunan berkumpul (it takes more than money to have a house there).Meski Tom Buchanan tidak setia ternyata Deasy pada akhirnya tetap memilih Buchanan dibanding Gatsby. Gatsby berusaha memperbaiki hubunganya dengan mengundang Deasy menghadiri pesta-pesta mewah yang diadakannya (di filmya garapan Bahr Luhzman digambarkan dengan glamor, saya belum nonton filmya, tapi dia emang jagonya).Terlepas dari lika-liku kisah cinta para "gold digger"yang dihadirkan,sosok Gatsby sebagai tokoh utama dalam novel ini dihadirkan "misterius" untuk menjaga rasa penasaran pembaca.Diluar dari itu gaya bahasa, simbol serta realitas sosial yang dihadirkan dalam novel ini menjadikan novel ini hampir dikatakan sempurna sebagai sebuah karya sastra, namun begitu, yang menurut saya stand out adalah orisinalitas Ide Fitgerald yang tidak biasa, meski kenyataannya sulit diterima pada zamannya.Sebut saja The Curious Case of Benjamin Button karya nya yang berasal dari short story.Tak heran Great Gatsby justru laku bepuluh tahun setelah diterbitkan. Anyway.... people cannot appreciate something of value that they don't understand right? For me he just too visionary....
Ya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar